Menggerakkan Geliat Batik Tulis Tancep

Peta Lokasi BatikKecamatan Ngawen Kabupaten Gunungkidul, sebuah kecamatan yang menjadi wilayah Kabupaten Gunungkidul yang berada di ujung utara Kabupaten Gunungkidul, sebenarnya Wilayaha Kecamatan Ngawen tidaklah termasuk gersang, karena lahan pertanian walaupun masih sebatas tadah hujan namun ketercukupan air untuk keperluasn sehari-hari masih dirasa cukup terpenuhi; ragam potensi yang ada di Kecamatan Ngawen, masih belum dapat terekspos dengan baik, mungkin memang dari pengelolaan yang belum maksimal, atau mungkin juga kecenderungan masyarakat yang “nrimo ing pandum”, sehingga motivasi untuk mengembangkan diri belum bergeliat dengan baik.

Dari berbagai potensi ada salah satu potensi yang sebenarnya sudah cukup membumi, yaitu BATIK TANCEP, kerajinan batik yang berada di Desa Tancep Kecamatan Ngawen sebenarnya sudah cukup memiliki nama, karena memang untuk Batik Tancep ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan batik dari daerah lain.  Karena pewarna yang di gunakan adalah pewarna alam, Batik Tancep ini di pelopori oleh “Kelompok Batik Warna Alam “Nur Giri Indah” yang beralamat di Dusun Sendangrejo, Desa Tancep, Kecamatan Ngawen Kabupaten Gunungkidul.

Perkembangan Batik Tulis Warna Alam Tancep ini tak lepas dari kegigihan  Ibu Sriharjoko yang akrab dipanggil Mbah Sri (60 tahun) yang sudah membatik sejak kecil. Perjalanan Mbah Sri membentuk kelompok batik warna alam ‘Nur Giri Indah’ ini cukup terjal berliku. Disela-sela rutinitas beliau menjadi buruh batik di Sumiharjo dan Winotosastro Yogyakarta, Mbah Sri ini mulai berpikir untuk mengajak tetangga sekitar rumah untuk mengerjakan batik meski hanya sebagai buruh nyorek saja. Ketika warga sekitar menyambut kegiatan membatik ini dan menjadikannya sebagai pekerjaan utama, Mbah Sri kemudian mencoba bangkit dan berniat membentuk kelompok batik sendiri. Berbekal tekad dan semangat yang kuat inilah akhirnya keinginan Mbah Sri untuk membentuk kelompok batik terwujud. Pada tahun 1992 kelompok batik warna alam “Nur Giri Indah” resmi berdiri hingga sekarang. Saat ini terdapat sekitar 40 orang pembatik di Sendangrejo, dan 18 orang (terdiri dari 13 orang perempuan dan 5 orang laki-laki) di antaranya telah tergabung dalam Kelompok Nur Giri Indah. Usia rata-rata mereka adalah 20-60 tahun. Beberapa tahun kemudian mulai bermunculan dan berkembang kelompok-kelompok Batik yang ada di Desa Tancep, beberapa kolompok batik yang ada di Desa Tancep adalah sebagai berikut :

1. Batik Tancep  “Nur Giri Indah” Sri Harjoko Sendangrejo, Tancep, Ngawen, Gunungkidul, Yogyakarta 0857 2946 5230  
2. Daru Daru Sumberan, Tancep, Ngawen, Gunungkidul, Yogyakarta 0815 4869 8399, 0813 9245 0353  
3. Ngudi Ilmu, Batik Sendangrejo, Tancep, Ngawen, Gunungkidul, Yogyakarta 0857 2934 6410, 0858 7879 1076  
4. Nur Giri Indah Malik R, Sukardi Sendangrejo, Tancep, Ngawen, Gunung Kidul, Yogyakarta 0857 2946 5230,
0815 4832 7948

Sumber : batik.go.id

Semoga kedepan Batik Tulis Tancep semakin berkembang baik jenis produk dan macam coraknya, karena ketatnya persaingan untuk produsen batik ini tentunya diperlukan konsep-konsep baru, bahwa batik tidak hanya terbatas pada kain, baju, kemeja dan dalam bentuk pakaian lainnya, mungkin bisa mulai di pikirkan bagaimana konsep batik tulis untuk souvenir andalan bagi wisata Gunung Gambar yang berada di Kecamatan Ngawen.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s