Membangun Karakter Menuju Sebuah Kemajuan

Saraehan3Desa-ku maju, berkembang dan masyarakatnya sejahtera, perekonomian tertata dan budaya pun juga berkembang, disisi lain kerukunan bermasyarakat juga tetap terjaga sehingga kesantunan warga ngawen menjadi bagian kearifan lokal akan tetap terjaga sampai kapanpun, untuk menjadi sebuah Desa yang maju dalam segala sisi, sudah barang tentu harus dipersiapkan dengan baik dan matang, sehingga kemajuan-kemajuan tersebut nantinya tidak akan mengubah sebuah tatanan kehidupan (terutama dari sisi sosial); akan menjadi sebuah hal yang tidak menarik ketika adanya kemajuan tingkat pemahaman penduduk itu di imbangi dengan pergeseran budaya; karena lazimnya hal ini yang terjadi, desa maju namun kultur dan tingkat sosial kemasyarakatannya tetap terjaga dengan baik tentunya akan menjadi ke-unique-kan tersendiri bagi sebuah tatanan bermasyarakat.

Desa Kampung, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul yang merupakan salah satu Desa dengan ragam penduduknya, ragam budayanya namun disisi lain ini terus maju dan berkembang; akan tetapi tidak akan meninggalkan budaya kearifan lokal yang selama ini menjadi pondasi dalam bermasyarakat, seiring dengan terus bergulirnya pembangunan fisik di Desa Kampung, maka Mas Lurah Suparna terus berupaya untuk memberikan bekal kepada masyarakatnya dengan melakukan pembangunan non fisiknya, membekali masyarakatnya dengan pengetahuan-pengetahuan modern sehingga nantinya masyarakat benar-benar siap untuk menerima perkembangan dengan tidak menghilangkan ciri khas orang Kampung.

Dan acara yang dilaksanakan GELAR KAMPUNG BUDAYA, dengan dua kegiatan sekaligus yaitu “Workshop dan Pelatihan Pengembagan Potensi Kerajinan Potensi Desa Kampung, di selenggarakan di Balai Padukuhan Kaliwaru, pada Hari Minggu, 9 Februari 2014, dengan menghadirkan  Pemrasaran :

  1. Bp. Lutce Lambert, M. Sn. (LPM Institut Seni Indonesia);
  2. Dr. Pandan Sari (Dosen Institut Seni Indonesia);
  3. Dr Noor Sudiyati, M.Sn (LPM Institut Seni Indonesia);
  4. Drs. Nurhadi, M.Si (Rumah Suluh Indonesia);
  5. Dr. Djamhari (Dekan Fak. Pertanian UGM)

Yang kemudian dilanjutkan dengan Sarasehan Warga Kampung (SARAWUNG) bersama Perangkat Desa, BPD, Kelembagaan Desa, Ketua2 Kel. Tani, Toma & Toga, dengan Tema “Pengembangan Desa Berbasis Potensi Lokal” Dengan Premasara. yang dilaksanakan di Balai Desa Kampung; semoga ini menjadi awal yang baik, menjadi bagian dari sebuah perubahan pola pikir, dan bukan perubahan kultur dan budaya. Dengan keingian bersama bahwa nDeso Makmur, Gunungkidul Makmur, mengedepankan netralitas, tanpa perbedaan, sehingga kundusif tetap terjaga dengan demikian kita jadikan Desa Kampung kedepan menjadi Desa Wisata, Budaya, Pendidikan yang Bertolerance.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Sumber Foto .. Mas Lurah Suparna

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s