Perampokan di Desa Jurangjero

imagesTingkatkan kewaspadaan dan keamanan di Kecamatan Ngawen merupakan sebuah keharusan, Siskamling perlu lebih di tingkatkan lagi untuk semua wilayan Kecamatan Ngawen, terbukti dengan ada-nya kasus perampokan yang terjadi di Desa Jurangjero harus menjadi pembelajaran bersama bagi seluruh warga masyarakat Kecamatan Ngawen Kab Gunungkidul, jangan sampai daerah kita di acak-acak orang-orang tidak bertanggungjawab seperti ini. Juragan palawija di Jambu Ngawen Gunungkidul dirampok, Rabu (5/6) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku diperkirakan 2 orang dan ketika menjalankan aksinya mengikat kedua korban yakni Kardi (61) dan Kamiyem (54).    “Kerugian korban mengalami kerugian Rp 3 juta,” kata Kasat Reskrim AKP Suhadi.  Korban Hardi mengalami luka cukup parah, karena dihajar pelaku dan dilarikan ke rumah sakit islam Klaten. Hingga berita dihimpun, polisi masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian

Petugas kepolisian Polres Gunungkidul belum menemukan titik terang terkait pelaku perampokan di Jambur, Jurangrejo, Ngawen. Kondisi korban Kardi (61) yang dihajar pelaku sampai masuk rumah sakit, belum bisa dimintai keterangan secara maksimal, termasuk istri korban yakni Ny Kamiyem masih terlihat syok atas apa yang dialaminya.

“Petugas masih mengidentifikasi pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Suhadi di mapolres setempat, Jumat (07/06/2013).  Kapolsek Ngawen, AKP Antonius Suparjo menuturkan, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, petugas terus melakukan patroli dengan sistem terbuka dan tertutup terutama di wilayah rawan terjadinya tindak kejahatan. “Patroli secara rutin dilakukan petugas untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat,” jelasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus perampoka di Ngawen dengan korban juragan palawija tersebut terjadi pada, Rabu (05/06/2013) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB. Kedua korban saat tertidur pulas, diikat. Usai mengambil uang senilai Rp 3 juta di almari, tiba-tiba korban terbangun, kedua pelaku akhirnya menghajar Kardi sampai babak belur, sementara Ny Kamiyem sempat menghindar ketika akan disiram dengan minyak tanah.

Sumber : KRJOGJA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s